Wednesday, 7 October 2015

Alamat tempat2 wisata kebumen

Di bawah ini adalah Tempat Wisata di KebumenPeta Wisata Kebumen dari Google dengan penanda oleh The Aroengbinang Project, berisi lokasi tempat wisata, tempat menarik, obyek wisata, dan tempat lainnya di Kebumen akan ditambahkan kemudian.
Tempat Wisata di Kebumen dan Peta Wisata Kebumen dari The Aroengbinang Project ini akan diperbarui ketika informasi baru tersedia, dan posisi koordinat GPS dariTempat Wisata Kebumen itu telah diperoleh

Geografis

Kabupaten Kebumen berada pada posisi 7°27′ – 7°50′ Lintang Selatan dan 109°22′ – 109°50′ Bujur Timur. Bagian selatan Kebumen merupakan dataran rendah, sedangkan bagian utaranya berupa pegunungan yang merupakan bagian dari Pegunungan Serayu.

Sejarah

Nama Kebumen konon berasal dari kabumian setelah dijadikan tempat pelarian Pangeran Bumidirja atau Pangeran Mangkubumi dari Mataram pada 26 Juni 1677, saat berkuasanya Sunan Amangkurat I.
Sejarah Kebumen erat dengan seorang tokoh legendaris bernama Joko Sangrib, putra Pangeran Puger/Paku Buwono I dari Mataram, yang setelah dewasa bernama Tumenggung Honggowongso. Beliau bersama Pangeran Wijil dan Tumenggung Yosodipuro I memindahkan Keraton Kartosuro ke kota Surakarta, di tempat Keraton sekarang. Karena perannya itu dan juga jasanya dalam memadamkan pemberontakan di Banyumas, Tumenggung Honggowongso diangkat menjadi Adipati Kutowinangun dengan gelar KRT RAA Aroeng Binang I, sesuai nama yang diwasiatkan ayahandanya.
Anda bisa berbagi catatan perjalanan dan membantu memajukan wisata Indonesia dengan menulis Travelog tentang tempat-tempat wisata yang telah anda kunjungi disini.

Tempat Wisata di Kebumen

Air Panas Krakal » Desa Krakal, Kec Alian, 11 km dari pusat kota.
Air Terjun Silancur » Dusun Pujegan, Desa Wadasmalang, Kec Karangsambung
Air Terjun Sudimoro » Dusun Kalikumbang, Desa Donorojo, Kec Sempor
Alun-Alun Kebumen » Di pusat kota
tempat wisata di kebumen
Bendung Bedegolan
 » Menjadi awal Saluran Induk Bedegolan
Bendung Pejengkolan » 7 km di bawah Waduk Wadaslintang.
Benteng Van Der Wijck » Desa Sedayu, Kec Gombong, dibangun abad ke-18.
Bumi Perkemahan Widoro » Karangsambung
Cagar Alam Geologi Karangsambung » Desa Karangsambung, Kebumen.
Desa Wisata Jembangan » Kec Poncowarno yang dikembangkan sangat baik.
Gardu Pandang Waduk Wadaslintang » Diakses melaui samping gerbang Waduk Wadaslintang.
Gereja St Mikael » Jl Gereja No. 10, Gombong
Gua Jatijajar » Desa Jatijajar, Kecamatan Ayah, di kaki pegunungan kapur, seluruhnya diterangi lampu, dihiasi patung legenda Raden Kamandaka.
tempat wisata di kebumen
Gua Petruk
 » Dukuh Mandayana, Desa Candirenggo, 6 Km dari Gua Jatijajar, suara tetesan air kapur tak pernah henti.
Gunung Rayang » Diakses dari jalan ke PLTA Waduk Cirata.
Gunung Pranji » Kecamatan Pejagoan, tempat untuk menikmati sunset / sunrise
Jembatan Kali Bodo » Desa Ayah, Kec Ayah
Kelenteng Hok Tek Bio Gombong » Jl. Mangga No 16, Gombong, Kebumen.
Kelenteng Kong Hwie Kiong » Dibangun para pendatang dari daerah pesisir di Tiongkok Selatan, oleh karena itu tuan rumahnya Tian Siang Seng Bo.
Kerkhoff » Sisa-sisa kubur Belanda di Semanding, Gombong, dekat Benteng Van der Wijck
tempat wisata di kebumen
Kolam Renang Gading Splash Water
 » Sebuah kolam renang yang dilengkapi gym, cafe, sauna dan minimart yang ada di Jalan Raya Soka, Kebumen.
Makam Adipati Mangkuprojo » Di sebuah puncak perbukitan cukup tinggi di Desa Pekuncen, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen.
Makam Aroeng Binang » Dusun Kebejen, Kuwarisan, Kutowinangun.
Makam Bulupitu » Kraton Suci Bulupitu, Kutowinangun, Kebumen.
Makam Bumidirjo » Jl Raya Lundong, Kutowinangun, Kebumen.
Makam Hanggayuda » Dukuh Suaran, Kecamatan Kutowinangun
Makam Syekh Ibrahim Asmorokondi » Dukuh Kuwarisan, Kelurahan Panjer, Kecamatan Kebumen
Makam Kalapaking » Perbukitan di Desa Kalijirek, Kecamatan Kebumen
Makam Keramat Srati » Di atas perbukitan Desa Srati, Kecamatan Ayah, dicapai dengan menapaki 119 undakan
Makam KRAA Poerbonegoro » Benerwetan, Ambal, makam bupati Ambal pertama dan terakhir yang memimpin Kabupaten Ambal pada 1830-1872, keturunan Kolopaking yang bersama rakyatnya melakukan perang gerilya diwilayah Kebumen Selatan.
Makam Marga Ewuh Panjer
Makam Mbah Blesek Panjer
Makam mBah Lancing » Cungkupnya bergaya joglo dengan dinding kayu di kiri kanan.
Makam R.A. Tan Peng Nio Kalapaking » Merupakan makam tunggal dalam cungkup dengan empat pilar di tengah sawah
Makam Syeikh Abdul Awal » Desa Kebon Sari, Kecamatan Petanahan, dekat Makam Syekh Anom Sida Karsa, muridnya.
Makam Syekh Abdul Kahfi Al Hasani » Berada di ujung kanan ruangan cungkup di bukit Lemah Lanang, Kebumen, dengan bentuk makam tak beda dengan makam lainnya.
tempat wisata di kebumen
Makam Syekh Anom Sida Karsa
 » Sekitar 6 km dari Pantai Petanahan atau sekira 11,8 km dari alun-alun Kota Kebumen arah ke Selatan.
Masjid Agung Kebumen » Terdiri dari teras dan bangunan utama bertingkat dengan atap limasan tumpang, khas masjid Jawa, berhadapan dengan alun-alun Kebumen.
Masjid Saka Tunggal » Desa Pekuncen, Kec Sempor, 15 km dari kota Gombong, yang diyakini merupakan masjid tertua di Kebumen; dibangun sekitar 1719 pada masa Adipati Mangkuprojo.
Mata Air Sendang Pelus » Desa Rogodadi, Kecamatan Buayan, Kebumen
Pantai Karang Agung » Desa Argopeni, sebelah timur Pantai Ayah.
Pantai Karangbolong » Desa Karangbolong, ada Gua sepanjang 30 m
Pantai Lembupurwo » Desa Lembupurwo, ada Laguna dan Gumuk Pasir.
Pantai Logending » Kec Ayah, dengan tepian pantai yang luas
tempat wisata di kebumen
Pantai Menganti
 » Desa Karangduwur, 7 Km dari Pantai Ayah.
Pantai Petanahan » Desa Karanggadung, Kec Petanahan, 17 Km dari Kota Kebumen, dengan gelombang ombak pantai selatan yang besar.
Pantai Pasir » Pantai selebar sekitar 700 meter yang menjadi tempat awal pelautan dan pendaratan perahu nelayan Desa Pasir, Kecamatan Ayah,
Pantai Pecaron » Diakses dari sempalan ke jalan kampung dari kelokan Jalan Ayah – Karangbolong sekitar 2,3 km dari pertigaan ke Pantai Pasir.
Pantai Suwuk » Pantai Selatan Jawa kedua yang saya kunjungi di daerah Kebumen, mengikuti rute jalan yang dibuat oleh Bambang dari Aliftrans.
Pesanggrahan Nyi Roro Kidul » Di sebelah kiri pos portal penjagaan di gerbang dan pembayaran tiket masuk ke Pantai Karangbolong.
Petilasan Ki Singapatra » Desa Kebumen, Kecamatan Kebumen, di kompleks pemakaman umum Desa Kebumen, sekitar 700 m dari Kantor Kecamatan Kebumen. Ia adalah mertua Ki Gede Panjer Roma I, dan pembuka alas yang mendirikan Desa Trukuhan sebelum menjadi Kebumen.
Petilasan Sunan Geseng » Di pinggir Bendung Bedegolan, di dalam rumah kecil menghadap searah aliran sungai.
Pondok Pesantren Al Kahfi Somalangu » Didirikan oleh Syekh Muhammad ‘Ishom Al-Hasani, atau Syekh Abdul Kahfi, yang berasal dari Syihr, Hadramaut, Yaman
Situs Watutumpang » Karangsambung
Stasiun Kebumen » Salah satu dari sembilan stasiun kereta api yang ada di Kabupaten Kebumen, dan paling dekat dengan pusat Kota Kebumen.
Stasiun Kutowinangun » Daerah Operasi V Purwokerto pada ketinggian +13 m dengan bangunan berbentuk kotak memanjang yang dicat warna khas khas PT KAI.
Sumur Petilasan Syekh Anom Sida Karsa » Saya ketahui dari Muhyidin yang menyebutnya saat kami berbincang dengannya, dan karena jaraknya dekat saya pun mampir.
Taman Makam Pahlawan Kebumen » Resminya Taman Makam Pahlawan Bumi Wira Bhakti, merupakan taman makam pahlawan pertama yang saya pernah singgahi
Tanjung Karangbata » Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, Kebumen.
Terowongan Ijo
TPI Pasir » Salah satu dari sedikit Tempat Pelelangan Ikan yang pernah saya kunjungi. Mungkin karena ikan laut belum menjadi menu keseharian.
Waduk Sempor » Desa Sempor, Kecamatan Sempor, yang berada sekitar 32 km dari pusat kota; pemandangan di sekeliling waduknya bisa dinikmati dengan naik speedboat atau perahu tradisional.
tempat wisata di kebumen
Waduk Wadaslintang
 » Dibangun mulai 1982 dan diresmikan Presiden Soeharto pada 1988. Ada sabuk hijau seluas 300 ha yang mengelilingi Waduk Wadaslintang

Wisata Kuliner di Kebumen

Ayam Bakar Pak Tarto »
Setelah melihat-lihat penggalan jalan di dekat Alun-alun Kebumen yang digunakan sebagai Pusat Kuliner Kebumen, saya mampir ke warung ini
Golak & Gembus(Enggeng) Karanganyar »
Nasi Penggel, Alun-alun kota
Sate Ayam Ambal »
Rasanya manis pedas, dan daging ayamnya empuk padat. Diminumi teh panas tawar nikmat sekali. Bumbu satenya memakai bumbu kedele.

Tempat Wisata di Kebumen

Kabupaten Kebumen, Ibukota Kebumen, Provinsi Jawa Tengah. Kode telp 0287. Moto: Bhumi Tirta Prajamukti, semboyan: Kebumen Beriman (Bersih, Indah, Manfaat, Aman, Nyaman).
Peta Wisata Kebumen . Hotel di Kebumen . Pemda.

Tempat wisata kebumen

13 Tempat Wisata Yang Tak Boleh Dilewatkan Di Kebumen

Benteng Van der Wijck
Kebumen, kabupaten yang satu ini mungkin memang jarang terlintas di benak para penggemar traveling. Tapi jangan salah, Kebumen juga punya banyak tempat-tempat seru yang sangat layak untuk dijelajahi
Sebagai salah satu kabupaten yang berbatasan dengan Samudra Hindia, Kebumen tentu saja punya deretan pantai yang senantiasa menunggu untuk dikunjungi. Walaupun kenyataannya, beberapa pantai di Kebumen masih belum terlalu terjamah
Objek wisata di Kebumen tidak terbatas hanya pada pantai. Di Gombong misalnya, ada sebuah benteng besar berwarna merah yang menjadi salah satu kebanggan warga Kebumen. Benteng peninggalan Belanda ini juga sekaligus menjadi bukti bahwa Kebumen adalah salah satu bagian penting dari sejarah Indonesia
Nah, kalau kamu ingin traveling ke Kebumen dan sedang menyusunitinerary, berikut ini adalah tempat-tempat yang bisa kamu pertimbangkan

1. Pantai Ayah / Pantai Logending

pantai ayah
Pantai Logending atau juga sering disebut dengan pantai Ayah merupakan salah satu wisata andalan di Kebumen. Jadi wajar kalau pantai ini cenderung ramai dibandingkan beberapa pantai lain di Kebumen
Pantai Ayah memang tidak memiliki pasir putih yang menjadi idaman para penggemar pantai. Namun, pesona pantai ini cukup cantik dan layak untuk dijelajahi. Dikeliling oleh tebing-tebing karang, ombak di Pantai Ayah ini cukup aman untuk berenang meski harus tetap waspada

2. Pantai Suwuk

pantai suwuk
Pantai Suwuk juga merupakan salah satu pantai yang cukup ramai dan menjadi salah satu wisata andalan di Kebumen. Setiap harinya pantai ini tak pernah sepi pengunjung
Pantai Suwuk berada di desa Suwuk, kecamatan Puring. Sekitar 50 km dari kota Kebumen. Pantai ini merupakan tetangga sebelah dari Pantai Karangbolong. Sebagai salah satu objek wisata yang cukup ramai dan terkenal, pantai Suwuk memiliki beberapa fasilitas yang terbilang lengkap. Di pantai ini kamu bisa menjelejah pantai sambil menunggang kuda. Di pantai ini terdapat sebuah pesawat Garuda Boeing 737 yang sekaligus menjadi salah satu daya tarik pantai

3. Pantai Karangbolong

karang bolong kebumen2
Tak mau kalah dengan sang tetangga (Pantai Suwuk), Pantai Karang Bolong juga selalu ramai dikunjungi wisatawan. Sama seperti pantai Suwuk, di sekitar pantai Karang Bolong juga sudah terdapat banyak sekali warung
Meski bertetangga, Pantai Suwuk dan Pantai Karang Bolong terletak di kecamatan yang berbeda. Jika pantai Suwuk berada di kecamatan Puring maka pantai Karang Bolong berlokasi di Kecamatan Buayan. Karakterik kedua pantai juga tidak jauh berbeda yakni memiliki pasir abu-abu serta terdapat banyak batu karang. Pantai Karang Bolong dikelilingi oleh bukit-bukit yang cukup tinggi serta dereta pohon kelapa yang membuat suasana pantai nya benar-benar terasa

4. Pantai Petanahan

Pantai Petanahan
Pantai Petanahan memiliki air laut yang cukup jernih dan konon pantai ini pernah menjadi salah satu primadona wisata pantai di Kebumen. Pantai yang terletak di Desa Munggu, Kecamatan Petanahan ini mempunyai sebuah cerita legenda
Sebelum menjadi pantai Petanahan, pantai ini dulunya bernama Pantai Karanggadung. Menurut cerita legenda yang beredar, dahulu kala ada seorang istri bernama Dewi Sulastri. Ia adalah istri dari Raden Sujono yang merupakan seorang abdi di Pucung Kembar. Ketika Raden Sujono sedang bertugas sang istri diculik oleh Joko Puring yang pernah menaruh hati pada Dewi Sulastri. Dewi Sulastri diculik hingga ke Pantai Karanggadung dan dipaksa untuk menjadi istrinya. Namun Dewi Sulastri tetap menolak hingga akhirnya datanglah Raden Sujono menyelamatkan Dewi Sulastri

5. Pantai Meganti

pantai meganti
Pantai yang satu ini juga punya cerita legenda kisah percintaan. Dikisahkan, pada jaman dahulu ada seorang panglima perang Majapahit yang menjalin cinta dengan seorang gadis. Namun, cinta keduanya tidak mendapat restu hingga akhirnya sang panglima memutuskan untuk kabur
Keduanya janjian untuk bertemu di pantai ini. Namun, sepanjang hari menunggu sang pujaan hati tak jua muncul dan meninggalkan pangeran dalam penantian. Hingga muncullah nama “Meganti” sebagai nama dari pantai ini. Pantai ini memiliki pesona yang sangat cantik dan sangat natural. Pantai ini masih sangat sepi sehingga sangat cocok untuk kamu yang suka menjelajah. Di sekitar pantai ini ada sebuah mercusuar peninggalan jaman Belanda yang bisa digunakan untuk melihat luasnya Samudra Hindia

6. Pantai Karang Agung

karangagung
Jangan mengharapkan adanya pasir putih di pantai yang satu ini karna harapanmu pasti akan sia-sia. Jangankan pasir putih, sekedar pasir saja sulit ditemui di pantai ini. Meski demikian, bukan berarti pantai tak layak untuk dikunjungi
Justru itulah yang menjadi daya tarik pantai ini. Pantai Karang Agung dipenuhi oleh batu-batu karang di sepanjang pantai. Sedikit menjolok ke laut berdiri sebuah batu karang yang cukup besar. Pantai ini sangat sepi pengunjung karna konon dikeramatkan oleh penduduk setempat. Namun, bukan berarti tak boleh dikunjungi. Justru karna sepi, pantai ini sangat pas untuk mengasingkan diri dari keramaian

7. Pantai Pecaron

Pantai Pecaron
Pantai Pecaron memang tidak terlalu luas. Namun suasana disana terasa sangat menyenangkan karna masih sangat sepi dan natural. Pantai ini berada di kecamatan Ayah. Sama dengan pantai Meganti dan pantai Logending
Seperti pantai-pantai lain di Kebumen, pantai ini memiliki pasir berwarna abu namun cukup bersih dikarenakan tidak banyak wisatawan yang datang kesini. Dengan kondisi demikian (sepi), pantai ini sangat cocok untuk kamu yang menyukai pantai yang tidak terlalu ramai

8. Goa Barat

Goa Barat
Untuk kamu yang menyukai caving, sepertinya wajib untuk melakukan penjelejahan Goa Barat. Sebuah goa super keren yang terdapat di Desa Jatijajar, Kecamatan Ayah. Goa ini benar-benar alami dan memiliki pesona luar biasa
Di kedalaman goa ini terdapat air terjun yang mengalir indah setinggi kira-kira 32 meter. Pesona stalaktit dan stalakmit di goa ini akan membuat mulut tak henti-henti mengucap kekaguman. Untuk menjaga kondisi goa agar tetap natural, pengunjung goa dibatasi. Biasanya hanya diperbolehkan 10 orang dalam satu kunjungan. Itupun dengan seorang pemandu. Goa ini dibuka untuk tujuan wisata minat khusus pada tahun 2012 yang dikelola oleh masyarakat setempat

9. Curug Silancur

Curug Silancur
Beralih ke wisata air terjun. Di Kebumen ada sebuah air terjun super cantik bernama Curug Silancur. Sebuah air terjun alami yang lokasinya belum begitu diketahui banyak orang
Penjelajah sejati wajib mengunjungi air terjun ini. Air yang jatuh dari ketinggian tebing terasa menyegarkan. Ditambah lagi dengan suasana yang masih sangat sepi karna aksesnya yang tak mudah. Air terjun ini belum dikelola sebagai objek wisata komersial murni. Belum ada loket penjual karcis. Yang ada hanyalah penitipan sepeda motor denga tarif Rp 5.000

10. Waduk Sempor

Waduk Sempor
Waduk Sempor merupakan sebuah waduk cantik yang menawarkan indahnya pesona alam di sekelilingnya. Hijaunya pemandangan di sekitar waduk mampu menghadirkan kesejukan di mata dan pikiran
Waduk Sempor berada di Desa Sempor, kecamatan Sempor. Sekitar 4 km dari Gombong. Waduk ini mulai dibangun pada tahun 1958 dan selesai tahun 1978. Waduk Sempor mampu menghadirkan kesejukan di tengah udara kebumen yang relatif panas

11. Benteng Van der Wijck


Benteng Van der Wijck
Benteng berwarna merah ini merupakan sebuah peninggalan Belanda. Dibangun pada abad ke-18. Benteng ini merupakan salah satu saksi bisu sejarah Indonesia yang sangat panjang
Luas Benteng Van der Wijck ini sekitar 3.606 m² dengan tinggi mencapai 9,6 meter. Benteng ini mempunyai beberapa barak yang dulunya adalah barak para tentara. Konon benteng ini dulu pernah dijadikan tempat sekolah militer. Saat ini fungsi benteng Van der Wijck adalah murni untuk wisata sejarah. Di atas atap benteng terdapat wahana kereta mini yang bisa digunakan pengunjung untuk berkeliling mengitari benteng sambil menikmati pemandangan benteng dari atas

12. Bukit Pranji

Bukit Pranji
Untuk kamu yang ingin mencari panorama sunrise di Kebumen, Bukit Pranji menjadi tempat yang sangat pas. Di tempat ini kamu bisa menikmati pemandangan sunrise yang sangat luar biasa cantik. Tempat ini menjadi lokasi favorite di Kebumen untuk menikmati sunrise
Bahkan, ada juga yang sengaja mendirikan tenda dan bermalam di bukit ini demi menikmati indahnya matahari pagi yang menyembul dari ufuk timur. Lokasi bukit ini berada di Desa Pengaringan, Kecamatan Pejagoan

13. Goa Jatijajar

goa jatijajar
Kecamatan Ayah sepertinya menjadi penyumbang terbanyak objek wisata di Kebumen. Selain pantai Meganti, pantai Logending hingga Goa Barat, masih ada lagi objek wisata lain disana yakni Goa Jatijajar. Goa Jatijajar ini cukup terkenal di luar Kebumen
Goa Jatijajar adalah sebuah goa kapur yang panjangnya sekitar 250 meter dengan tinggi rata-rata 12 meter. Goa ini berada pada 50 meter dari dasar laut. Goa jajar merupakan salah satu objek wisata unggulan di Kebuman. Jadi, penjelajahanmu di Kebuman akan terasa kurang lengkap tanpa mengunjungi tempat yang satu ini

Seputar kebumen

Situs Makam Ki Marga Ewuh, Panjer - Kebumen
Situs Makam Ki Marga Ewuh, Panjer – Kebumen
Marga Ewuh adalah sebutan akrab seorang Senopati Mataram di jaman Sultan Agung Hanyakrakusuma yang karena piawainya mengatur dan memimpin pasukan berkuda baik di medan luas maupun sempit dan sulit, kemudian dipercaya sebagai Senopati berkuda/Kafaleri dengan Gelar Senopati Marga Ewuh. Ia merupakan salah satu tokoh asli Panjer yang meniti karir kemiliteran di Mataram sejak pemerintahan Panembahan Senopati.
Nama asli Senopati Marga Ewuh tidak diketahui karena Beliau terkenal dengan nama gelar kebesarannya. Sosok Marga Ewuh juga diabadikan dalam gerakan pakem Ebleg Singa Mataram Panjer (Sendratari Yudha Cakrakusuman) yakni dalam sebuah formasi “Bedhayan Marga Ewuh” dimana dua baris pasukan menjadi satu baris (mengisahkan perjalanan melalui medan yang sempit dan sulit dipimpin oleh Senopati Marga Ewuh). Gerakan formasi Bedhayan Marga Ewuh juga menjadi sebuah gerakan yang tersulit bagi para pemain Ebleg Singa Mataram.
Tidak banyak riwayat yang menceritakan tentang kehidupan Senopati Marga Ewuh. Hanya dikisahkan, setelah keberhasilannya memporakporandakan Benteng Solitude bersama Ki Badranala, Senopati Marga Ewuh tidak bergabung kembali ke pusat kerajaan Mataram, dan memilih untuk kembali ke daerah asalnya di Panjer. Ia juga menghabiskan hidupnya di Panjer dengan memberikan pelatihan pada pasukan berkuda Kadipaten Panjer yang hingga masa Pangeran Mangkubumi (sebelum menjadi sultan Hamengku Buwana I) berada di Panjer menjadi kekuatan utamanya melawan Belanda di Ungaran Kutowinangun. Sesuai Babad Giyanti karya Yasadipura (Pujangga Keraton Surakarta), kekuatan pasukan Panjer inilah yang menjadi penentu kemenangan Hamengkubumi mendapatkan tanah Prambanan ke barat dalam Perjanjian Giyanti. Perjanjian Giyanti sendiri merupakan siasat Belanda yang merasa kewalahan dan rugi secara perhitungan kapital jika melayani perang melawan Hamengkubumi (Rm. Sujono) yang didukung oleh 3 ribu kekuatan pasukan berkuda Panjer, 30 ribu pasukan bersenjata Panjer, 3 ribu pasukan Roma (gabungan dari Sempor,Tunjungseta,dan sekitarnya), serta 3 ribu laskar Bagelen (Purworejo), sehingga dapat dikatakan bahwa kekuatan Kadipaten Panjer yang kini menjadikompleks NV. Oliefabrieken Insulinde – Mexolie – Nabatiasa – Sarinabati adalahembrio berdirinya Keraton Yogyakarta.

Marga Ewuh dimakamkan di utara Pendopo Agung Kadipaten Panjer/Kebonraja (kini dalam kompleks pemakaman Stana Panjang Panjer; perbatasan makam Nasrani dan Muslim; belakang Makodim 0709 Kebumen). Hingga kini sosok Marga ewuh masih sangat lekat di hati masyarakat Panjer. Setiap bulan Sura/Muharram (Jumat Kliwon/Selasa Kliwon) diadakan tahlil bersama warga di masjid Panjer diteruskan kerja bakti mengganti pagar Situs Marga Ewuh yang terbuat dari bambu dipimpin oleh Jurukunci Stana Panjang. Selain warga masyarakat Panjer, peziarah makam Marga Ewuh juga banyak yang berasal dari luar Panjer dan Kebumen.
Salam Pancasila!